Total Tayangan Halaman

Senin, 27 Juni 2016

BABIBU DI BULAN ROMADHAN



kangizur
Bulan Suci Ramadhan adalah bulan yang sangat disakralkan dan dihormati terutama kita sebagai muslim yang taat terhadap ajaran agama kita: Islam. Banyak orang memaknai bahwa berpuasa itu tidak hanya menahan haus dan lapar saja tapi juga harus bisa atau melatih menahan nafsu syahwat terhadap lawan jenis yang bukan mahrom lebih-lebih di siang hari. Dari tahun ke tahun di Indonesia, terutama di kota-kota besar telah banyak kita saksikan pemandangan di Televesi petugas-petugas neg
ara yang melakukan sweeping terhadap warung dan atau rumah makan yang ketahuan beroperasi di siang hari bahkan petugas melakukan sweeping terhadap pekerja asusila di malam bulan puasa ini. Katanya itu juga sebagai tanda bahwa untuk menghormati bulan puasa. Saya, sebagai muslim juga setuju saja dengan apa yang telah sering abdi negera itu mengingat dampat buruk yang mereka lakukan terhadap generasi muda terutama.

Namun, yang harus disadari adalah bahwa kita sebagai manusia hanyalah berusaha alias tidak bisa menentukan atau mengubah hati mereka untuk tidak lagi berbuat demikian di bulan puasa. Dan yang terpenting bagi uma muslim, menjalankan ibadah tidak hanya diperkuat atau digenjot di bulan puasa saja. Tapi bagaimana ia bisa diaplikasikan setiap saat dan tak perlu menunggu bulan puasa untuk bertobat atau berbenah diri. Mulai dari sedekah bagi-bagi sembako, bagi-bagi THR-an, ibadah salat, mengaji al-Qur'an sangat rajin HANYA di bulan puasa dan bahkan bagi yang muslimah; gempar pakai hijab. Sedangkan setelah bulan puasa mereka balik lagi seperti sebelum bulan puasa. Terus, bulan puasa hanya sebagai paan ya? Tempat singgah bulan suci? Seumpama seseorang yang masuk suatu daerah dengan adat dan aturan tertentu bahwa ia harus mematuhinya dan setelah keluar dari daerah itu ia merasa lepas. Hadoooohhhh,,,, nilai ibadahnya ala apaan ya kalau begitu?. Ala bengkel mungkin yang selalu bongkar pasang gitu. Ibadah itu seharusnya terus menerus tanpa mengenal waktu, tempat; alias tanpa ruang dan waktu, hehehe. Begitu juga aparatur negera tuh, terutama untuk miras jangan hanya di bulan puasa doang. Sapu bersih dong walaupun bukan bulan puasa, ya? Biar generasi Indonesia sehat sentosa tanpa miras yang merusak masa depan.

Wassalam, wallahu a’lam, semoga bermanfaat, amien…!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar